Prancis adalah negara impian semua orang. Prancis menjadi kiblat dari mode, seni, dan kuliner di dunia. Negara yang berada di sebelah utara benua Eropa ini menawarkan keindahan alam serta arsitektur yang menawan. Keindahan alam Pranis dapat dilihat dari Sungai Seine yang membentang di sepanjang negara. Sedangkan, keindahan arsitektur bisa dilihat dari bangunan kuno yang masih terawat di seluruh negeri.

Sebelum mengeksplorasi keindahan Prancis, sebaiknya siapkan dulu berbagai perlengkapan yang dibutuhkan selama berada di kota tersebut. Inti dari persiapan tersebut adalah uang. Uang untuk berlibur ke Prancis bisa diperoleh dari menabung secara telaten. Kemudian, uang tabungan tersebut ditambahkan dengan uang pinjaman dari Monily id yang menawarkan pinjaman uang tanpa jaminan. Atau, ajukan pinjaman ke lembaga penyedia pinjaman uang dalam waktu yang cepat, yaitu Pinjaman24 id. Kemudian, uang yang sudah terkumpul digunakan untuk mengurus dokumen perjalanan seperti paspor dan visa, membeli tiket pesawat, menyewa penginapan, makan, dan keperluan lainnya. Jangan lupa untuk menukarkan uang tersebut ke dalam mata uang Prancis.

Setelah menyiapkan semua keperluan tersebut, sekarang saatnya membuat daftar destinasi wisata apa saja yang akan dikunjungi selama berada di Prancis. Di bawah ini ada daftar destinasi wisata yang sangat direkomendasikan di Prancis.

  • Musee du Louvre

Musee du Louvre atau Museum Louvre harus ada di dalam daftar destinasi wisata yang wajib dikunjungi selama di Prancis. Museum ini merupakan museum bersejarah yang paling besar di dunia. Museum ini berada di sisi kanan dari Sungai Seine. Dari kejauhan museum ini sudah terlihat karena bentuknya yang unik, yaitu menyerupai piramida. Musee du Louvre berada di kompleks Istana Louvre yang didirikan oleh Raja Philip II pada abad ke-12. Museum tersebut awalnya adalah benteng pertahanan selama perang. Namun, kini sudah dialihkan menjadi museum yang menyimpan berbagai macam karya seni dari seluruh dunia, termasuk lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci yang terkenal.

  • Menara Eiffel

Kunjungan ke Prancis tidak akan sempurna tanpa mengunjungi Menara Eiffel. Menara yang terbuat dari besi ini merupakan maskot bagi Prancis. Menara yang dirancang oleh Gustave Eiffel ini berlokasi di Champ de Mars, yang masuk ke dalam wilayah ibukota Prancis, yaitu Paris. Menara Eiffel menjadi menara yang penting bagi siaran televisi dan radio di Paris dan kota-kota di sekitarnya. Mengunjungi Menara Eiffel paling cocok saat malam hari karena menara ini dihiasi lampu hias yang cantik. Bahkan, Menara Eiffel sering menjadi venue untuk pertunjukan kembang api terbesar di Prancis.

  • Sungai Seine

Sungai Seine adalah sungai yang membelah Paris. Sungai dengan panjang 777 kilometer ini menjadi sumber air utama bagi Paris dan kota lain yang berada di sebelah utara Prancis. Sepanjang Sungai Seine dihiasi oleh lampu hias yang menyala dengan cantik pada malam hari. Sungai ini dilengkapi dengan perahu hingga kapal pesiar yang siap membawa wisatawan untuk mengelilingi keindahan Paris.

  • Taman Luxembourg

Taman Luxembourg adalah taman di Paris yang sudah ada sejak tahun 1612. Taman ini dibuat atas perintah Ratu Marie de’ Medici, istri Raja Henry IV. Taman ini berada di kompleks istana Luxembourg dengan luas mencapai 25 hektar. Taman Luxembourg terbagi menjadi dua area yaitu Kebun Prancis dan Taman Inggris. Kedua area tersebut dipisahkan hutan dan kolam besar yang diisi oleh angsa putih. Di Taman Luxembourg terdapat kebun apel yang usianya sudah ratusan tahun. Ada pula rumah kaca berukuran besar yang menjadi tempat untuk koleksi bunga mawar dan anggrek di Taman Luxembourg. Selain berisi bunga dan tanaman yang indah, Taman Luxembourg menjadi pusat budi daya lebah madu. Taman ini dihiasi lebih dari 100 patung dan air mancur yang terkenal, yaitu Air Mancur Medici. Taman Luxembourg dilengkapi dengan taman bermain. Sehingga, taman ini sangat direkomendasikan sebagai destinasi liburan bersama keluarga.

  • Arc de Triomphe

Arc de Triomphe adalah monumen bersejarah yang terkenal di Paris. Monumen ini berada di sebelah barat Chapms Elysees, tepatnya di Place Charles de Gaulle. Monumen yang dibangun sejak tahun 1806 sampai dengan 1836 sudah mengalami modifikasi selama beberapa kali. Modifikasi ini disebabkan oleh perubahan rezim politik yang sedang berkuasa di Paris. Monumen ini didedikasikan untuk orang-orang yang telah berjuang untuk Prancis selama Perang Napoleon. Hal tersebut dapat terlihat pada lengkungan Arc de Triomphe yang berisi ukiran nama jenderal yang ikut dalam Perang Napoleon. Di bawah lengkungan Arc de Triomple terdapat prasasti yang menjadi makam prajurit yang terlibat Perang Napoleon.

  • Katedral Notre Dame

Katedral Notre Dame adalah gereja paling besar yang ada di Prancis. Gereja ini berlokasi di Seine, sebuah pulau kecil yang ada di Prancis. Gereja ini memiliki gaya arsitektur gothic yang menambah suasana sakral di gereja. Ketika masih ke dalam gereja, pengunjung akan disuguhkan kemegahan interior yang klasik. Di belakang Katedral Notre Dame terdapat taman yang berisi bunga beraneka warna. Ada pula ruang bawah tanah yang megah. Gereja yang sudah berdiri sejak abad ke-12 ini masih digunakan sebagai tempat misa oleh Uskup Agung di Prancis.

  • Place De La Concorde

Tempat yang paling cocok untuk menikmati keindahan Prancis adalah Place De La Concorde. Place De La Concorde merupakan alun-alun berbentuk persegi delapan. Alun-alun ini berada di antara jalan menuju Champs Elysees dan Taman Tuileries. Di tempat ini terdapat aneka patung, air mancur, dan lampu hias dengan tiang yang artistik. Selain itu, di setiap Place De La Concorde terdapat banyak penjual makanan ringan khas Prancis dengan cita rasa yang lezat.

  • Jembatan Archeveche

Jika berada di sekitar Katedral Notre Dame, jangan lupa untuk singgah di Jembatan Archeveche. Jembatan yang satu ini sudah ada sejak tahun 1828. Jembatan ini bisa dikunjungi bersama pasangan karena di sepanjang tembok pembatas jembatan terdapat ribuan gembok yang terkunci. Gembok tersebut mengandung harapan agar hubungan langgeng sampai maut memisahkan. Kemudian, kunci gembok tersebut dibuang ke bawah jembatan.

  • Istana Versailles

Istana Versailles tidak hanya menjadi istana yang paling megah di Prancis, tetapi juga di seluruh Eropa. Istana ini didirikan oleh Raja Louis ke-13 pada tahun 1642. Istana dengan arsitektur ala barok ini menjadi tempat pertemuan anggota senat dan Majelis Nasional Prancis. Istana dengan bentuk letter U juga terbuka untuk pengunjung yang ingin menikmati dan mengabadikan kemegahan Istana Versailles.

  • Montrmartre

Prancis memang menjadi kiblat bagi seni di dunia. Oleh karena itu, jangan lupa masukkan Montmartre ke dalam daftar kunjungan selama di Prancis. Montmartre merupakan kota kecil di Prancis yang menjadi pusat bagi seniman Prancis dan Eropa berkarya, seperti Vincent Van Gogh dan Pablo Picasso.