Apa Macam Macam Alergi Pada Bayi?

0
60

Alergi tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja. Bayi pun juga sering mengalami yang namanya alergi. Bagi orangtua baru, memiliki bayi yang terkena alergi biasanya akan sangat membuat panik. Hal ini lantaran adanya reaksi alergi yang menyebabkan adanya gejala yang mudah diamati dan dirasakan. Misalnya ada perubahan pada kulit dan juga gejala yang dialami dari dalam tubuh seperti sesak napas dan juga hidung tersumbat. Tahukah Anda Apa macam macam alergi pada bayi?

Sebenarnya, ada banyak sekali penyebab dan contoh alergi yang sering terjadi pada bayi. Gejalanya pun sangat bermacam-macam. Tidak semua bayi memiliki gejala yang sama pada suatu alergi tertentu. Dan juga, tidak semua bayi memiliki suatu alergi khusus. Namun, penting sekali mengetahui apa macam macam alergi pada bayi agar nantinya ketika mendapati gejala alergi tidak panik dan tahu cara penanganannya. Untuk membuat Anda paham mengenai alergi pada bayi, di sini akan diberikan ulasan lengkapnya. Dalam artikel ini akan diberikan ulasan mengenai apa saja macam alergi pada bayi, gejalanya, dan juga cara mengatasinya.

Alergi pada bayi bukanlah sesuatu yang berbahaya. Alergi juga sangat wajar terjadi dan memang sering menyerang sejak manusia masih dalam tahap usia bayi. Namun, gejala yang ditimbulkan oleh alergi memang sangat menyiksa tubuh atau mengganggu akvitias. Hal ini pun sangat dirasakan oleh manusia dewasa. Lalu apa jadinya jika bayi yang mengalaminya? Pastinya akan sangat menggangu kenyamanan bayi pada saat tidur, bercanda, dan bermain-main. Untuk itulah penting sekali semua orang mengenal apa macam macam alergi yang sering terjadi pada bayi agar lebih waspada dan lebih paham bagaimana cara penanganannya. Untuk membuat Anda mengetahuinya, di sini telah dirangkum apa saja hal-hal seputar alergi pada bayi yang wajib Anda ketahui. Apa sajakah?

Ragam penyebab alergi pada bayi

Penyebab alergi pada bayi dikelompokkan menjadi 3. Yang pertama, alergi yang disebabkan faktor genetik atau faktor keturunan. Seharunya, para orangtua yang memiliki suatu jenis alergi haruslah sangat paham bahwa alergi tersebut bisa ditularkan pada keturunannya bahkan sejak anak usia bayi. Faktor keturunan ini memang sering terjadi walaupun hanya salah satu orangtuanya saja yang memilikinya. Misalnya, ketika sang ayah alergi terhadap susu sapi maka sangat mungkin anaknya bisa juga mengalami alergi yang sama. Yang kedua, banyak kasus alergi bayi yang disebabkan faktor makanan walaupun tidak dibawa oleh faktor genetik. Ya, banyak bayi yang memang tidak memiliki kekebabal tubuh terhadap suatu jenis makanan yang masuk pada tubuhnya sehingga akan menyebabkan reaksi alergi dan menimbulkan gejala yang mudah diamati. Beberapa makanan yang biasanya menyebabkan alergi pada bayi seperti misalnya susu sapi, kerang, telur, atau ikan. Dan yang ketiga, ada pula kasus alergi pada bayi yang disebabkan oleh lingkungan. Jumlah kasusnya tidaklah banyak, namun bukan berarti tidak harus diwaspadai. Contoh dari alergi pada bayi yang disebabkan faktor lingkungan adalah alergi bulu kucing.

Ragam gejala alergi pada bayi

Bagi bayi yang mengalami suatu alergi maka akan terlihat gejalanya. Sama halnya dengan orang dewasa, ada gejala khusus yang ditimbulkan akibat dari adanya alergen yang tertelan atau bersentuhan dengan tubuh dari bayi. Gejala pertama alergi pada bayi biasanya adalah pembengkakan. Hal ini sering membuat orangtua khawatir karena pada lidah, bibir dan wajah tiba-tiba terjadi pembengkakan tanpa diketahui penyebab yang pasti. Padahal hal tersebut sangat mungkin terjadi akibat dari adanya alergen yang masuk ke tubuh, terkena kulit, disuntikkan, atau terhirup oleh bayi. Gejala yang kedua adalah diare dan muntah-muntah. Gejala ini juga sangat mengerikan karena bayi akan menjad berbahaya keselamatannya jika mengalami dehidrasi. Yang ketiga, ada pula gejala yang umum dialami oleh semua orang diberbagai usia yaitu kulit yang gatal-gatal, kemerahan, dan bahkan bilur seperti bekas luka. Gejala yang muncul ini tentunya sangat menyiksa bayi sehingga membuatnya akan terus menangis dan susah untuk dihentikan. Selain itu, ada pula gejala lainnya yang juga bisa terjadi walaupun sangat jarang dialami oleh banyak bayi yaitu sesak bernapas dan pingsan.

Cara mengatasinya

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan ketika mengalami berbagai macam alergi yang telah disebutkan tadi. Yang pertama, sebagai orangtua haruslah memahami apa saja yang menjadi penyebab dari alergi bayinya. Terlebih lagi untuk orangtua yang sudah pasti memiliki alergi tertentu, maka sebaiknya untuk menjauhkan bayi dari alergennya karena berisiko bayi juga memiliki alergi yang sama. Yang kedua, selalu jaga kebersihan rumah. Terutama pada bagian di mana bayi sering menghabiskna waktu di rumah. Yang untuk mengatasi alergi pada bayi, bisa diberikan antihistamin namun harus sesuai dengan petunjuk dari dokter anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here