Sekarang ini, yang namanya menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah adalah pilihan yang paling banyak dilakukan. Mengapa? Alasan sederhananya adalah mempermudah setiap orang untuk memiliki rumah idaman. Hanya saja, kebanyakan orang apalagi yang baru pertama kali mengajukan KPR sering tidak menyadari adanya biaya yang mau tidak mau harus disiapkan untuk mengurus kredit pemilikan rumah.

Ya, kreditur ini kerap hanya terfokus kepada Down Payment alias uang muka aja daripada mikirin biaya apalagi yang akan dibebankan nantinya. Nah, berikut ini biaya yang perlu Anda perhitungkan untuk mengajukan aplikasi kredit.

KPR
KPR

1. Biaya Notaris

Biaya pengurusan kredit rumah yang wajib dikeluarkan adalah biaya notaris. Yup, biaya ini adalah upah atas jasa notaris serta pihak terkait untuk mengurus surat yang diperlukan terkait dengan kepemilikan tanah. Umumnya, pihak developer dan bank memiliki notaris masing masing. Mengapa? Karena kedua notaris tersebut memegang peranan masing masing dimana notaris dari pihak pengembang menyiapkan akta jual beli. Sementara notaris bank menyiapkan akta kreditnya.

2. Biaya Provisi dan Administrasi

Selanjutnya, biaya yang perlu dipertimbangkan adalah biaya provisi dan administrasi. Adapun biaya ini diajukan sebelum nasabah menerima fasilitas KPR secara utuh dimana besarannya sekitar 1% dari total pinjaman kredit pemilikan rumah.

3. Pajak Penjualan dan Pembelian

Dalam hal pembelian rumah idaman Anda maka pajak adalah salah satu biaya yang harus diketahui. Biasanya, besaran yang ditetapkan itu sebesar 5% dari harga jual. Sementara, ada juga pajak pembelian atau dikenal juga dengan istilah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dimana besarannya sekitar 5% x (Harga Jual – Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

4. Biaya Asuransi Jiwa

Sudah bukan rahasia lagi bahwa resiko bisa saja terjadi dimana saja. Begitu juga saat Anda mengajukan kredit pemilikan rumah maka penting adanya asuransi jiwa. Artinya, jika terjadi sesuatu hal seperti meninggal misalnya maka pihak bank akan menagih ke perusahaan asuransi jiwa.

Itulah beberapa biaya yang patut diketahui oleh calon nasabah saat mengajukan kredit untuk memiliki sebuah rumah idaman.