KADIN untuk Indonesia
KADIN untuk Indonesia

Sebagian besar ekspor minyak sawit nasional pada 2018 sampai dengan 2019 digunakan untuk produk hilir seperti pangan dan nonpangan, jauh lebih besar dari pada untuk bahan baku. Tren ini terus melonjak selama lima tahun terakhir, sehingga mampu berkontribusi signifikan pada perolehan devisa.

Menteri Perindustrian mengungkapkan bahwa sebanyak 81% dari ekspor minyak sawit digunakan untuk industri hilir, dan sekitar 19% untuk bahan baku. Karena pada dasarnya Penggunaan CPO terus meningkat, untuk energi sekitar 15-20%. Sisanya untuk produk hilir seperti pangan dan nonpangan.  Di pasar internasional melalui program hilirisasi industri kelapa sawit dan kebijakan mandatori biodiesel di dalam negeri.

Image result for Potensi Industri CPO Dalam Negeri

KADIN untuk Indonesia berkomitmen untuk menjadikan industri hilir pengolahan minyak sawit sebagai sektor prioritas nasional.  Pemerintahan Indonesia ingin menciptakan kolaborasi yang tangguh di antara pemangku kepentingan, yang tentunya nanti harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder, Indonesia, memiliki potensi dan peluang sangat besar dalam menjalankan program hilirisasi industri kelapa sawit dan peng optimalkan penggunaan bahan bakar nabati.

Karena, Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar CPO dan minyak inti sawit mentah (Crude Palm Kernel Oil/CPKO) yang mencapai 47 juta ton pada tahun 2018- sampai dengan 2019. Dimana Laju pertumbuhan produksi minyak sawit diperkirakan terus meningkat signifikan, di mana ekspor minyak sawit dan produk turunannya menyumbang devisa negara lebih dari US$22 miliar per tahun, dan meningkatkan anggaran devisa Negara secara bertahap.

Selain itu juga, Kemenperin telah berupaya untuk menyusun beberapa peta jalan untuk pengembangan industri yang terintegrasi dengan kebijakan biofuel nasional. Peta jalan tersebut dapat menjadi panduan bagi para produsen dan konsumen untuk menyusun rencana bisnisnya ke depan, termasuk dalam penguatan dan penguasaan teknologi industrinya.

Potensi diatas memberikan peluang besar bagi para investor dan pengusaha di Industri Kelapa Sawit, untuk itu Organisasi KADIN atau Kamar Dagang dan Industri Indonesia, dimana organisasi ini memberikan kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi nasional, karena Kadin Untuk Indonesia terbentuk atas pembangunan ekonomi nasional Indonesia.