Kemajuan jaman membuat asuransi di Indonesia terus berkembang. Ada banyak sekali jenis asuransi jiwa yang bisa anda temukan di internet. Setiap asuransi menawarkan berbagai keuntungan yang berbeda-beda, namun memiliki tujuan yang sama. Yaitu membantu meringankan perekonomian keluarga anda ketika anda mengalami musibah. Mengetahui apakah asuransi itu, manfaat apa yang didapatkan dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk melakukan klaim harus anda ketahui agar anda bisa merasakan manfaat asuransi secara maksimal. Jangan sampai anda asal membeli asuransi tanpa tahu apapun namun pada akhirnya merasa kecewa dengan yang anda dapatkan.

Asuransi jiwa memiliki tujuan untuk membantu meringankan kerugian finansial ketika seseorang mengalami musibah yang menyebabkan ia tidak dapat bekerja sementara waktu, mengalami kecacatan permanen atau pun menyebabkan kematian. Mengapa asuransi begitu penting? Karena tidak ada yang tahu umur manusia, tidak ada yang tahu kapan musibah datang. Karena itulah asuransi ada untuk membantu meringankan kerugian-kerugian yang timbul. Jangan sampai masalah-masalah yang sebenarnya dapat dihindari akhirnya malah menyebabkan masalah dikemudian hari karena tidak menggunakan asuransi. Apabila anda adalah tulang punggung keluarga, setidaknya anda harus mengasuransikan diri agar anak-anak dan keluarga anda, kehidupannya masih terjamin walaupun tidak ada pemasukan. Anggap hal ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab anda sebagai kepala keluarga dan bentuk rasa sayang anda.

Untuk mengambil asuransi jiwa anda perlu mempertimbangkan kapan waktu yang tepat. Kebanyakan orang mulai mengasuransikan diri mereka setelah menikah. Namun beberapa orang sudah memiliki asuransi sejak ia bekerja. Lalu sebenarnya kapankah waktu yang tepat untuk mulai menggunakan asuransi? Setidaknya anda sudah harus memiliki asuransi ketika anda sudah memiliki tanggungan, misalnya istri atau pun anak. Jangan sampai anda tidak memiliki asuransi ketika sudah memiliki anak. Karena nantinya keluarga anda akan mengalami kesulitan finansial ketika anda tidak ada. Tanggungan tidak melulu istri atau anak saja, namun semua orang yang tidak memiliki penghasilan cukup dalam hidup mereka yang kemudian kehidupan sehari-harinya anda tanggung, misalnya saja orang tua atau pun kerabat.

Sebelum anda mengambil asuransi jiwa, anda jangan hanya terpaku pada manfaat atau keuntungan yang anda dapatkan saja. anda juga harus memperhitungkan premi yang harus anda bayarkan setiap bulannya. Karena premi asuransi akan menjadi salah satu pengeluaran tetap setiap bulannya yang harus anda bayar dalam jangka waktu panjang, bahkan harus anda bayarkan seumur hidup. Maka dari itulah sangat penting untuk memperhitungkan segalanya sejak awal. Selain itu anda juga harus memperhitungkan pemasukan atau pendapatan anda setiap bulannya. Jangan sampai mengambil asuransi dengan biaya premi yang tinggi. Hal tersebut bukannya membantu anda ketika anda tertimpa musibah, namun hal tersebut hanya akan memberikan masalah bagi anda sendiri. Apalagi bagi anda yang memiliki banyak tanggungan, premi yang tinggi akan memperberat keadaan finansial anda.

Setidaknya ada beberapa faktor yang menentukan besaran premi yang harus anda bayarkan kepada pihak asuransi.

Umur

Semakin tua umur anda, maka semakin tinggi premi yang harus anda bayarkan. Kebijakan ini diambil oleh pihak asuransi karena tingginya resiko yang ditanggung oleh pihak asuransi, karena orang-orang yang lebih tua memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk meninggal daripada anak muda.

Riwayat kesehatan

Biasanya pihak asuransi akan meminta riwayat kesehatan sebagai salah satu persyaratan untuk mengajukan asuransi jiwa. Mengapa? Karena dengan adanya riwayat kesehatan, pihak asuransi dapat menghitung seberapa besar resiko yang kemungkinan akan ditanggung oleh mereka. Apabila seseorang memiliki riwayat penyakit jantung, kolesterol, asam urat, tekanan darah dan lain sebagainya, pasti ia memiliki premi asuransi yang lebih besar daripada orang lain yang riwayat kesehatannya bersih alias tidak memiliki penyakit tertentu.

Gaya hidup/ pola hidup

Orang-orang yang memiliki pekerjaan dengan resiko yang tinggi biasanya juga diharuskan untuk membayar premi lebih besar. Misalnya saja seseorang yang bekerja sebagai scuba diving profesional. Tentu resiko sebagai seorang scuba diver lebih tinggi daripada orang-orang yang bekerja di kantoran. Apalagi bagi seorang perokok, tarif premi yang dikenakan jauh lebih tinggi daripada yang non-perokok. Karena seperti yang anda ketahui bahwa rokok dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, sebut saja penyakit jantung, kanker, tekanan darah dan lain sebagainya. Tentu pihak asuransi tidak ingin mengambil resiko terlalu tinggi untuk menarik tarif premi rendah untuk seorang perokok.

Ketika pihak keluarga ingin mengajukan klaim asuransi, maka pihak keluarga harus membawa beberapa persyaratan seperti serfikat kematian yang berisi berbagai informasi, yaitu tanggal kematian, lokasi dan juga penyebab kematian. Jadi ketika anda mengambil asuransi diri untuk anda, setidaknya anda juga harus memberi tahu keluarga anda bagaimana caranya melakukan klaim asuransi agar ketika terjadi musibah secara mendadak, pihak yang ditinggalkan tidak merasa kebingungan.