Biaya hidup yang sudah dirancang sedemikian rupa pun masih bisa melenceng dari rencana. Seperti anggota keluarga yang sedang sakit, renovasi rumah yang mau tidak mau harus dikerjakan agar tidak menimbulkan kerusakan lebih parah dan lainnya yang sifatnya mendesak. Kalau tidak memiliki dana darurat, tentu alternative haruslah dicari seperti mengajukan pinjaman.

Berbicara soal pinjaman memang bukan satu hal yang sederhana apalagi bila dikaitkan dengan masalah pembayaran. Tidak sedikit loh kita mendengar banyak nasabah yang terjebak hutang dikarenakan kredit macet. Alhasil, barang yang dijaminkan pun beralih tangan dan nama baik juga dipertaruhkan. Untuk itu, penting adanya calon nasabah harus benar benar melakukan pertimbangan yang cukup matang.

pinjaman BPKB motor
pinjaman BPKB motor

Lembaga keuangan yang memfasilitasi pinjaman cukup banyak hadir baik lokal maupun online. Tentu saja, hal ini mempermudah siapa saja untuk mendapatkan dana cepat tanpa repot. Seperti BFI Finance misalnya yang menawarkan pinjaman BPKB motor dengan plafon cukup tinggi. Tak hanya itu, suku bunga yang cenderung flat tiap bulan disertai tenor yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan nasabah dipercaya sangat memberikan keuntungan.

Adapun besaran plafon yang diberikan oleh lembaga keuangan ini sangat tergantung dari jenis kendaraan yang diagunkan. Semakin tinggi harga pasar kendaraan, maka sudah pasti nilai pinjaman pun ikut tinggi. Hal ini dilakukan oleh pihak BFI Finance sehingga nasabah tidak perlu khawatir.

Nah, untuk urusan besaran dana yang didapatkan dari pinjaman BPKB motor ada baiknya nasabah benar benar memperhatikan dan melakukan survey. Karena tidak sedikit lembaga keuangan yang berbuat ‘curang’ alias tidak sesuai dengan ketentuan. Misalnya saja nilai besaran yang didapatkan sebesar 80% dari harga kendaraan. Pastikan, Anda mendapatkannya sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Jika tidak, lebih baik Anda mencari lembaga pembiayaan lain yang lebih terpercaya seperti BFI Finance misalnya. Hal ini sangat penting karena hanya untuk urusan pemberian dana saja sudah tidak sesuai apalagi jaminan akan data data yang diberikan. Caranya cukup mudah seperti bertanya dengan mereka yang sudah pernah melakukannya atau mencari tahu lewat jalur online.