Tsumber : otoklif.com

Seiring berjalannya waktu, hampir setiap orang memiliki kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Salah satu alasannya karena harga beli kendaraan yang semakin terjangkau. Hal ini juga bisa membuat masyarakat semakin konsumtif karena memiliki kendaraan pribadi kini juga semakin banyak caranya.

Semua orang ingin memiliki kendaraan pribadi karena mereka akan merasa lebih mudah jika ingin bepergian kemana saja, tanpa harus menunggu kendaraan umum datang, berdesak-desakkan dan agar terhindar pula dari tindak kejahatan kriminal.

Memiliki kendaraan pribadi memang menyenangkan dan membanggakan. Namun, apakah kamu sudah siap betul terkait dengan perawatan kendaraan tersebut? Karena tentunya kamu harus menyiapkan biaya untuk oli motor, biaya ganti ban dan onderdil-onderdil lain.

Apalagi trend motor matic yang sekarang ini sedang digemari masyarakat, karena motor matic bisa dikendarai baik laki-laki maupun perempuan. Motor matic juga sudah dirancang sedemikian rupa agar siapapun yang mengendarainya merasa nyaman dan mudah.

Ya, tentu kamu setuju bahwa motor matic menjadi pilihan adalah karena mengendarainya yang sangat mudah. Jika jenis motor lain memaksa kaki ikut bekerja, motor matic hanya membutuhkan tangan kamu. Mulai urusan gas hingga rem semuanya hanya perlu kamu lakukan dengan tangan.

Namun, kamu jangan sampai hanya terlena dengan kemudahan penggunaan motor matic saja ya. Ingat juga untuk melakukan perawatan rutin agar kendaraan yang kamu miliki tetap awet dan memberikan performa maksimal. Berikut beberapa perawatan yang perlu kamu lakukan.

1.    Panaskan Motor

sumber : liputan6.com

Saat pagi hari, sebelum kamu menggunakan kendaraan sebaiknya panaskan terlebih dahulu kurang lebih sekitar 5 sampai 10 menit. Hal ini agar oli yang berada di mesin siap melumasi sehingga motor kamu memiliki performa yang maksimal. Dan untuk mulai memanasinya sebaiknya kamu menggunakan kick stater, bukan stater elektrik agar tidak mengurangi baterai motor tersebut.

2.    Ganti Oli

sumber : liputan6.com

Hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah beli oli motor dan menggantinya secara berkala. Cara satu ini bisa dikatakan sebagai perawatan yang paling utama. Untuk penggantian, biasanya dilakukan saat sudah mencapai 1000 km dan kelipatannya, atau untuk lebih mudahnya lakukan setiap 3 bulan sekali.

Hal yang tidak kalah penting adalah untuk memilih oli motor yang sesuai dengan spesifikasi motor kamu. Karena hal ini juga menentukan awet tidaknya mesin motor.

3.    Isi Bensin

sumber : liputan6.com

Bensin adalah makanan utama motor matic. Seperti manusia yang membutuhkan makanan agar tubuhnya bisa terjaga dan bekerja dengan semestinya, maka begitu pula dengan motor. Pastikan agar motor tidak pernah benar-benar kehabisan bensin hingga mesinnya mati dalam keadaan terpaksa.

Terlebih pada motor yang sudah injeksi, saat sudah mati karena kehabisan bensin maka akibatnya motor akan susah dihidupkan kembali meskipun sudah diisi bensin. Untuk mengantisipasinya, alangkah baiknya selalu memastikan bensin tidak berada di garis akhir.

4.    Oli Shokbreaker

sumber : liputan6.com

Motor memiliki beberapa jenis oli yang harus rutin diganti, salah satunya oli shockbreaker. Jangan lupa membeli oli motor, khususnya oli shockbreaker agar kondisi shok motor kamu berfungsi dengan baik dan normal. Kamu bisa menggantinya setiap jarak tempuh motor sudah mencapai 10.000 km dan kelipatannya.

5.    Vanbelt

sumber : liputan6.com

Vanbelt adalah hal yang sangat penting untuk sering diperiksa dan diganti bagi motor matic, karena vanbelt ini berbahan karet sehingga mudah putus. Apabila sudah putus maka motor matic kamu tidak bisa melakukan perjalanan lagi.

Terlebih lagi jika kondisi jalan yang sering dilalui adalah tanjakan panjang, maka vanbelt akan cepat habis. Alangkah baiknya untuk tidak membawa beban terlalu berat dan jangan terlalu memaksakan motor kamu.

6.    AKI

sumber : liputan6.com

Selain kamu perlu beli oli motor dan menggantinya secara rutin, kamu juga harus beli Aki secara berkala, karena bisa dikatakan kekuatan motor matic ada pada Aki. Saat Aki mati, maka untuk menghidupkan motor matic harus dengan menggunakan kick starter, yang tentunya ini akan butuh banyak tenaga.

Matinya Aki juga akan berpengaruh pada pencahayaan yang menurun, bel/klakson mati dan beberapa masalah lain. Jadwal penggantian Aki biasanya sekitar 6 sampai 7 bulan dari terakhir kali penggantiannya.

Apabila kamu merasa sudah mengganti dan merawat hal-hal di atas secara berkala, namun motor kamu tetap kurang nyaman dikendarai atau kamu merasa masih ada yang salah dengan motor tersebut, maka disarankan untuk membawanya ke bengkel resmi.

Pengecekan secara berkala oleh tenaga ahli juga menjadi hal yang sangat penting, karena kerusakan tidak selalu terlihat secara fisik dan bisa dideteksi secara kasat mata. Di bengkel resmi, kamu juga bisa memeriksa apakah perlu beli oli motor lagi dan menggantinya ataupun ada onderdil lain yang perlu dibersihkan maupun diganti.

Kenapa harus ke bengkel resmi? Alasan utamanya adalah agar suku cadang yang digunakan adalah yang original atau asli. Karena banyak sekali suku cadang palsu yang beredar, maka kamu bisa menyikapinya dengan mendatangi bengkel resmi.

Lakukanlah servis atau pengecekan rutin selama 3 bulan satu kali untuk menjaga kinerja motor kamu tetap maksimal. Semoga tips di atas dapat membantu menjaga motor kamu tetap awet ya.