Gejala Infeksi Saluran Kencing dan Pencegahannya

infeksi saluran kencing (meetdoctor.com) adalah dimana saat saluran air kemih terinfeksi oleh bakteri. Biasanya, bagian saluran kemih yang sering terinfeksi oleh bakteri yaitu saluran kemih bagian bawah atau sistisis (infeksi kandung kemih), dan bagian saluran kemih bagian atas pielonefritis (infeksi pada ginjal).

Gejala jika saluran kemih bagian bawah terinfeksi (sistisis) diantaranya yaitu ketika membuang air kecil terasa sakit atau perih dan keseringan membuang air kencing. Sedangkan jika kandung kemih bagian atas terinfeksi (pielonefritis), gejalanya seperti demam dan terasa sakit pada bagian panggul. Kuman atau bakteri penyebab sistisis dan pielonefrits adalah Escherichia coli. Akan tetapi, bakteri lain, jamur, dan virus pun dapat menginfeksi saluran kemih meskipun kasus tersebut jarang ditemukan.

Infeksi saluran kemih biasanya terjadi pada anak-anak dan lansia. Pada anak-anak, biasanya gejala yang ditimbulkan dari infeksi saluran kemih hanya demam biasa. Karena gejala yang sulit didiagnosa oleh orang tua, maka untuk anak laki-laki kurang dari satu tahun atau belum di sunat dan anak perempuan yang kurang dari dua tahun disarankan untuk menjalani kultur urin. Pasalnya, anak akan lebih banyak tidur, susah makan, tampak kuning, dan muntah-muntah. Sedangkan untuk anak yang lebih besar kemungkinan dapat terjadi gejala yang baru, yaitu hilangnya kontrol kandung kemih atau inkontinensia.

Sementara itu, gejala infeksi saluran kemih pada lansia (orang lanjut usia) terlihat samar atau tidak terlihat sama sekali. Gejalanya diantaranya adalah inkontinensia, kelelahan, dan perubahan kondisi mental. Diagnosis gejala infeksi saluran kemih pada lansia umumnya sulit untuk diagnosis karena banyak lansia yang sebelumnya sudah mengalami inkontinensia atau dimensia.

Infeksi kandung kemih juga bisa karena bawaan dalam keluarga. Sedangkan penyebab meningkatkannya resiko infeksi saluran kemih diantaranya yaitu belum disunat, mengalami prostat besar, dan diabetes.
Orang yang mengalami cedera terutama pada bagian sumsum tulang belakang memiliki resiko terkena infeksi saluran kemih yang sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh gangguan fungsi pengosongan pada kandung kemih.

Meski tidak beresiko terkena penyakit yang ganas seperti gagal ginjal akut, batu ginjal, dan lain sebagainya, akan tetapi jauh lebih baik jika melakukan tindakan pencegahan. Berikut ini cara mencegah terjadinya infeksi saluran kemih.

  1. Penggunaan pil kontrasepsi atau kondom
  2. Setelah melakukan hubungan suami isteri, sebaiknya segera membuang air kecil
  3. Gunakan metode kebersihan secara pribadi setelah membuang air kecil atau besar
  4. Hindari menahan rasa ingin kencing
  5. Penggunaan tampon