Peranan Ayah dalam Permainan Ayah dan Anak

0
6
permainan ayah dan anak

Bermain adalah dunia si kecil. Dari bermain, anak dapat belajar tentang sesuatu yang ada di sekelilingnya mulai dari pengenalan warna, benda hingga perilaku orang yang ada di sekitarnya. Biasanya, anak-anak akan bermain dengan anak sebayanya, namun, tidak ada salahnya jika ayah turut serta dalam permainan anak sehingga akan membuat permainan ayah dan anak menjadi lebih seru untuk dilakukan.

Teman Bermain

 

Dalam permainan untuk ayah dan anak, peran ayah sangat terlihat yaitu sebagai teman bermain bagi buah hati. Tidak jarang, karena keadaan atau faktor tertentu, misalnya karena cuaca yang tidak mendukung yang harus membuat anak untuk tinggal di rumah atau karena anak tidak mempunyai teman, ayah dapat berperan sebagai teman yang baik. Dari hubungan tersebut, anak akan menjadi lebih terbuka kepada ayahnya seperti halnya merasa nyaman dan terbuka kepada teman sebayanya. Bagi ayah, dengan menjadi teman bermain, ayah dapat mengetahui dan merasakan masalah yang dialami oleh anaknya sehingga dapat memberikan solusi bagi anak.

Pendukung

 

Bagi anak, dukungan orang tua akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan terutama bagi anak yang memasuki usia 7-8 tahun yang akan menjadi lebih bersaing dengan teman sebayanya, memulai lebih mandiri dan menunjukkan minat yang lebih pada sesuatu misalnya pada hobi tertentu. Tidak hanya dukungan dari ibu yang hampir selalu bersama dengan anak, namun juga ayah. Dari permainan tersebut, ayah dapat memberikan kenyamanan dan bukti jika ayah tetap memberikan dukungan walaupun jarang berada di rumah karena pekerjaan.

Pengawas dan Pembimbing

 

Dari permainan ayah dan anak, ayah akan mampu untuk tetap mengawasi dan memberitahukan mana yang benar dan mana yang salah sesuai dengan norma yang berlaku. Ayah tidak hanya mengawasi yang hanya memberitahukan kesalahan, namun juga harus membimbing dan menunjukkan contoh yang benar dari kesalahan yang anak perbuat. Pengawasan dan pembimbingan yang baik yang diberikan oleh ayah dapat memberikan rasa aman pada anak sehingga ketakutan dan ketidaknyamanan akan masalah tertentu menjadi hilang dan tidak membebani psikologis anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here